Kotabaru (13/01) – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Kotabaru menyelenggarakan pengajian umum dengan materi Al-Qur’an, Al-Hadits dan siraman rohani sekaligus pengarahan organisasi. Sedikitnya 400an jama’ah mengikuti acara yang dilaksanakan pada pada Minggu (11/01) di Pondok Pesantren At-Taqwa, Jalan Sadewa, RT 04 RW 2, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.
Berikut materi beserta penyampai dan cuplikan :
1. Pembacaan ayat Al-qur’an surah Ali Imron ayat 130 sampai 138 beserta terjemah, disampaikan oleh Al-Ustadz Rifki Hadi Nasrulloh : Pentingnya seorang hamba yang memahami serta mengamalkan perintah Alloh dan Rosul maka kelak di akherat akan mendapatkan derajat pahala yang besar dan akan diberi kedudukan derajat yang tinggi di sorga,
2. Makna himpunan Al-Hadits beserta makna dan terjemah,
disampaikan oleh Al-Ustadz Mohammad Abdul Rozaq : Keuntungan memanfaatkan waktu luang dan sehat untuk mempersungguh dalam beribadah kepada Alloh jaminannya akan mendapatkan keuntungan yang besar baik di dunia maupun akherat,
3. Siraman rohani oleh sesepuh Pondok Pesantren, Kyai Supono : dalam menetapi ibadah kepada alloh diharuskan sesuai pedoman agama islam yaitu Al-Quran dan Al-hadits, dimulai dari syahadat, sholat, puasa, zakat dan haji bila mampu.
Sebagai acara inti organisasi disampaikan oleh Sekretaris DPD LDII Kotabaru, Suryana, SE, MM, dimana, dalam penyampaiannya menekan kepada seluruh jajaran pengurus baik di tingkat kabupaten (DPD), kecamatan (Pimpinan Cabang) maupun di tingkat desa (Pimpinan Anak Cabang) agar selalu mempelajari buku Anggara Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) organisasi agar kaya akan wawasan organisasi.
Menyampaikan arahan DPP, lanjut Suryana, seluruh jajaran agar segera beraudiensi dengan stake holder sesuai tingkatannya dengan memberikan nuansa, buku pedoman ibadah dan kalender duduk, baik di DPD, PC dan PAC. Audiensi dimaksud agar hubungan dengan pemerintah dan Intansi terlalu semakin erat sehingga program-program pemerintah setingkatnya dapat segera disinergikan.
“Bagi pengurus mohon selalu membaca buku AD / ART agar faham betul dengan aturan organi sehingga dapat menjelaskan tentang tujuan dan maksud LDII serta bagaimana LDII memberikan kontribusi kepada negara,” kata Suryana.
“Untuk regenerasi, diharapkan pemuda-pemudi di tingkat PC dan PAC di berkali keorganisasian agar mereka mendapat wawasan yang lebih luas”, lanjutnya.
Di akhir kesempatannya, orang yang merupakan karyawan PT. Indocement Tunggal Prakarsa (tbk) Tarjun itu memberikan arahan yang sangat mendasar bagi seluruh pengurus dan jama’ah yang hadir. Dimana, ia menekankan agar dalam menjalankan aturan peradaban hidup bermasyarakat di negri tercinta Indonesia, seluruh jamaah diarahkan untuk selalu taat, tunduk dan patuh terhadap pemerintah yang syah berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945 agar menjadi warga negara yang baik serta ikut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Rzq.

0 Komentar